Jaman sekarang, sosial media sudah menjadi tolak ukur kebahagiaan sebagian umat. Padahal, kebanyakan yang terpampang di sosial media sama sekali berbeda dengan realita di dunia nyata. Banyak yang terlihat wah, padahal tunggakan di mana-mana. Kelihatannya aja bahagia harta berlimpah, padahal sebenarnya mumet mikir gimana bayar cicilannya. Mau kelihatan bahagia, malah hati merana. Huhuhu ciyaaan.. :(
Tapi, makin kesini aku makin bersyukur sih. Ternyata jalan mencapai bahagiaku cukup sederhana. Sesederhana berbagi jokes receh sambil ngopi bareng pasangan menikmati hari. Atau sesederhana bangun siang di hari libur. Makin dewasa makin sadar, kadang hidup nggak sesuai ekpektasi. Daripada stress mikirin ekpektasi yang nggak tercapai, mending dijalani apa adanya aja. Syukur-syukur kalo dapet pencapaian diluar ekspektasi.
Dulu, standar bahagiaku tinggi banget. Harus ada achievement di segala segi kehidupan. Punya pacar ganteng nan mapan, bisa beli ini itu pake duit hasil keringat sendiri, bisa bebas ngapain aja and the breee and the breeeuuuww.
Seiring waktu, semua berubah. Pandangan yang dulunya cuma berorientasi pada materi, sekarang nggak lagi. Lebih mikir achievement jangka panjang untuk bekal masa depan. *tsaaaaelaahh
Sekarang, nggak butuh pacar yang ganteng nan mapan. Yang penting enak dipandang, bisa dibawa kondangan, dan mau mengusahakan saat dibutuhkan. Kan percuma ya ganteng, kalo masih suka flirting ke cewek-cewek lain. Apalagi flirting ke dedek-dedek emeesh masa kini. Nggak bikin bangga malah bikin makan hati. Dan juga, percuma mapan kalo nggak punya waktu buat quality time berduaan. Mapan bisa dicari berdua.
Dulu banyak banget pengennya. Ada sepatu lucu pengen dibeli, ada tas model baru pengen cepet-cepet dimiliki. Nggak ada habisnya. Padahal rasanya pas sudah kebeli ya bangga sebentar aja. Abis itu yasudah. Kalo sekarang, bisa bayar lunas biaya sekolah adik, nggak punya tunggakan utang maupun cicilan, bangganya melebihi apapun. Lega. Bahagia.
Mungkin benar kata orang, makin dewasa bahagia makin sederhana.
Buatlah bahagiamu sesederhana mungkin, nggak perlu punya standar tinggi kalo memang nggak memungkinkan buat dicapai. Jangan menggantungkan bahagiamu sama orang lain. Biar kalo ditinggalin kamu nggak gila karena nggak bisa bahagia tanpa dia. Bahagia itu kamu sendiri yang nyiptain.
Love yourself first. Have a nice Day! ❤
Total Tayangan Halaman
Minggu, 31 Desember 2017
Bahagia yang Sederhana
Langganan:
Komentar (Atom)