Total Tayangan Halaman

Selasa, 14 Januari 2014

Psychic Attack

Sugeng dalu sedoyo, pripun kabaripun? Enggal-enggal kemawon toh? Alhamdulillah.
yaaa, basa-basi dikit lah yaa pake bahasa daerah biar elegan. Itu tadi salam pake bahasa Jawa. Kalo nggak tahu artinya, gue kasih tahu deh. Itu tadi artinya "Selamat malam semua. Bagaimana kabarnya? Baik-baik aja kan? Alhamdulillah." Gitu.

Okee, malam ini gue pengen bahas soal Psychic Attack atau bahasa manusianya Serangan Psikis. Serangan ini biasanya pelakunya para cewek dan korbannya adalah para cowok atau pacar mereka. Ini adalah serangan bagi para cowok yg bisa bikin stress, depresi, sampe berdoa sama Tuhan biar diambil nyawanya aja sekalian. Serangan ini biasanya dilakuin buat ngukur seberapa sabar para cowok ngadepin makhluk unik yg berjenis wanita/perempuan/cewek. *yaa gue ngerti gak ada bedanya*

Kalo cowoknya sabar, yaa bagus. Dengan adanya serangan psikis ini dia bisa jadi calon ahli surga. Lho kok ahli surga? Yaa iya, soalnya serangan psikis ini bakal bikin cowok lebih banyak istighfar ngadepin ceweknya.  Tapi, kalo cowoknya ini tipe orang tempramen, labil emosinya, dan nggak sabaran, kemungkinannya ada dua, dia tobat atau jadi lebih banyak dosa karena ngebunuh ceweknya saking frustasinya.

Berikut ini ada beberapa Psychic Attack / Serangan Psikis yang sering dilakuin sama para cewek dan bikin para cowok frustasi.
  • Sayang, aku gendutan. 
Hari ini Atun dan Jupri lagi kencan ke mall. Mereka mau nonton film Horror yg baru launching kemaren, judulnya Dukun Socmed. Filmnya ini cerita soal dukun yang laris manis karena kehebatannya yang bisa nyantet dan guna-guna orang via Social Media macem Facebook, Twitter, Instagram, Path, dsb. Jam 7 malem lewat 3 menit 56 detik Jupri mendarat di depan pelataran rumah Atun dengan elegan menaiki sepeda unta kesayangannya. Setelah berpamitan kepada orang tua Atun, mereka pun berangkat. Setelah melewati jalanan yang kurang bersahabat karena banjir setengah meter, mereka pun sampai di mall. Setelah Jupri membeli tiket, mereka pun duduk menunggu teater 3 yang akan di buka setengah jam lagi. Atun diam saja, tidak seperti biasanya. Padahal biasanya Atun seneng banget ngomentari hal-hal nggak jelas bin nggak penting yang ada di sekitar dia.

"Dik, kamu kenapa? kok tumben diem aja?" tanya Jupri membuka percakapan.

"Aku nggak apa-apa kok mas." jawab Atun dengan kepala tertunduk. "eeem, mas. Aku gendutan yaa?"

"Emm, iya sedikit. Tapi nggak kelihatan kok, Dik." jawab Jupri kalem.

"Aaah kan aku gendut. Duh, pokoknya aku harus diet! Harus diet. Biar kurus." Atun mulai ngomel.

"Dik, nggak papa. Nggak usah diet segala. Kamu tetep cantik kok. Lagian gendutnya nggak seberapa kok. Nggak usah diet gitu, nyiksa diri." Jupri tetep kalem.

"Yaa pokoknya aku gendut mas. Aku gendut. Aku harus diet pokoknya. Iya kan mas aku gendut?" tanya Atun mendesak.

"Enggak dik, enggak. Kamu nggak gendut kok."

"Aaaaahh bohong, pasti aku gendut kan? Mas bilang aku nggak terlalu gendut cuma biar aku tenang aja kan? Iya kan mas?" Atun mulai ngomel tanpa jeda.

"Enggak dik, aku nggak bohong. Beneran kok kamu nggak gendut gendut banget, masih ideal."

"Enggak, mas bohong. Aku genduuuuutt maass !" kata Atun memaksa.

"Duh, iya deh iya kamu gendut. Terserah kamu mau diet atau enggak. Aku tetep suka kok." Jawab Jupri. Kalem.

"Tuh kaaan aku gendut. Aaaaaahhh" kata Atun lesu.

"Duh, udah yuuk nonton film. Teaternya udah buka." jawab Jupri yang mulai frustasi.

Kalo lo para cowok nemu cewek macem gini, saran gue lo pura-pura budek aja dari pada mental lo jadi down dan lo loncat dari pohon mangga tetangga sebelah.
  •  Sayang, larang aku belanja yaa.
Setelah selesai nonton film, Jupri dan Atun keluar dari bioskop. Atun sudah tidak lagi ngomel soal masalah gendutnya tadi. Karena malam masih panjang, Jupri pun mengajak Atun jalan-jalan keliling mall untuk cuci mata. Ketika masih di depan pintu teater, Atun berpesan kepada Jupri agar nanti saat jalan-jalan keliling mall

Jupri melarangnya untuk tidak membeli barang yang tidak penting. Atun juga berpesan agar Jupri membantunya untuk mengendalikan nafsu belanjanya.

"Mas, nanti kalo keliling-keliling mall larang aku biar nggak belanja banyak yaa. Aku lagi hemat nih, mau nabung buat liburan ke Zimbabwe sama temen-temen aku." Kata Atun.

"Beres dik. Asal kamu nurut apa kata mas, semua dijamin beres." kata Jupri.

"Janji yaa mas? Nanti kalo aku maksa maksa beli, mas pokoknya harus larang aku." kata Atun memohon.

Tidak lama kemudian, ada tulisan segede gajah isinya "DISKON 80% for ALL item. GRAB IT FAST." Setelah membaca tulisan itu, Atun langsung bertingkah dengan liarnya mengambil barang lucu yang ada di depan matanya. Mulai dari pinset bulu ketek, tas, sepatu, baju, sampai hand sanitizer pun di belinya. Atun kalap, Jupri bingung. Karena ingat pesan Atun, Jupri pun segera mengambil tindakan. Dia mengembalikan barang yang sudah diambil Atun tadi. Seketika itu perang dunia ketiga pun terjadi.

"Mas, apa apaan sih ini? Kok barang aku di balikin semua? Kan mumpung lagi diskon mas." kata Atun dengan nada kesal.

"Yah dik, inget dong. Kan kamu harus nabung buat biaya liburan kamu ke Zimbabwe. Kamu nggak boleh belanja hal nggak penting kayak gini." kata Jupri. Kalem.

"Yah tapi mas ini diskonnya 80%. Jarang-jarang diskon segede gini. Nggak mau tau pokoknya aku bakal beli barang tadi." jawab Atun. Nadanya terdengar penuh emosi.

"Dik, nurut dong sama mas. Ini kan kamu juga yang minta, biar kamu bisa ngontrol nafsu belanja kamu." kata Jupri.

"Udah nggak mau tau, aku beli ya beli. Mas siapa berani ngelarang aku? Cuma pacar aja belagu." jawab Atun.

Akhirnya Jupri membiarkan Atun membeli barang yang dia inginkan. Setelah itu mereka pulang. Atun pulang dengan membawa belanjaan banyak sekali. Sampai di rumah, mama Atun ngomel karena Atun belanja banyak. Endingnya, Jupri yang kena omelan Atun.

"Mas ini gimana sih? Kan aku tadi udah bilang, larang aku beli barang yang nggak penting. Kalo gini kan aku gagal nabung." kata Atun.

"Aduh dik, mas kan udah ngelarang kamu tadi. Tapi kamunya malah marah-marah sama mas. Yaudah mas biarin asal kamu senang." Jawab Jupri. Wajahnya tetep Kalem.

"Aaaah nggak tau ah, pokoknya mas Jupri hari ini ngeselin. Udah pulang sana." Atun mulai ngomel.

Dalam hati Jupri berteriak "TUHAN, AMBIL NYAWAKU SEKARANG !" Jupri pulang dengan mengayuh
sepeda untanya. Dia mengalami Trauma Psikis.

Kalo lo para cowok nemuin cewek model begini, gue sarani lo siapin aja tape recorder atau alat perekam suara lainnya. Kenapa? Biar lo punya bukti ke cewek lo, biar nggak terjadi perang dunia di tempat umum, malu kan brooo.
  • Kamu sayang nggak sih sama aku? 
Setelah kejadian di mall waktu itu, Jupri dan Atun lebih sering bertengkar karena hal sepele. Jupri yang penyabar selalu mengalah agar masalah tidak mejadi lebih rumit. Akhirnya, setelah keadaan membaik, Jupri menemui Atun di rumahnya.

"Hai dik, apa kabar?" sapa Jupri dengan nada ceria.

"Baik mas." jawab Atun sekenanya. "Mas, mas ini sayang nggak sih sama aku?"

"Yaa sayang lah, emang kenapa sih? Kok tanyanya gitu?" tanya Jupri heran.

"Yaa enggak, mas sekarang berubah. Kita juga sering tengkar. Pasti mas udah nggak sayang deh sama aku." jawab Atun.

"Enggak dik, mas sayang kok sama kamu. Beneran deh." kata Jupri. Nada bicaranya tetep kalem.

"Enggak bohong, mas pasti udah nggak sayang lagi kan sama aku? Udah ngaku aja deh mas. Iya kan mas?" kata Atun mendesak.

"Mas ini nggak bohong, mas sayang kok sama kamu dik." nadanya mulai berubah. "Tapi kalo kamu nggak percaya sama mas ya nggak apa-apa."

"Tuhkan mas ngomongnya gitu. Iya mas aku sadar, aku emang nggak cantik, aku suka boker di pasir, aku suka ngomel, aku nggak sempurna. Tapi aku sayang sama mas Jupri."

"Iyaa dik iya, mas ngerti kok. Mas juga sayang apa adanya kamu."

"Aaaah mas bohong, mas gombal. Jujur aja deh mas, mas nggak sayang kan sama aku? Mas kan ganteng, baik, sabar. Masa iya mau sama aku yang kayak gini?"

"Aduh dek, terserah deh kamu mau ngomong apa. Capek aku ngomong sama kamu." jawab Jupri. Nadanya terdengar kesal.

"Tuhkan mas emang beneran nggak sayang aku. Mas ngebentak aku. kaaan." jawab Atun.

Dan Jupri pun terkena Stroke, dia tidak kuat menghadapi serangan psikis dari Atun. Tamat.

Nah ini, kalo lo cowok dan cewek lo suka ngasih lo serangan psikis model gini, kayaknya lo harus super duper ekstra sabar. Karena ini menurut gue adalah serangan paling.......... yaa gitulah. Kalo udah gini, saran gue peluk aja deh cewek lo itu jangan lo lepas. Kalo perlu sampe dia nggak bisa napas. Biar dia tau lo itu sayang banget sama dia. 


 Oke, gue rasa ini udah malem dan postingan gue udah sepanjang kereta, gue akhiri aja. Next time gue bakal bahas lebih banyak lagi deh kalo ada waktu. Sekian dari gue. Pesan buat para cowok udah, buat para cewek sih pesannya jangan semena-mena deh kalo mau ngasih serangan psikis cowok lo, kasihan.
Good night, all. :) 

Minggu, 12 Januari 2014

"Orang Pinter"

Hallo readers, Selamat Tahun Baru 2014 yaaa. Semoga tahun ini lebih baik dari tahun kemarin, dan impian yg belum kesampaian bisa terwujud tahun ini. Amin.

Throwback bentar yaa sebelum mulai ke topik postingan hari ini. *sambil denger : Colbi Caillat : You Got Me* . Yaa, tahun kemaren mungkin jadi tahun yg berharga buat gue. Tahun kemaren gue banyak dapet pelajaran tentang kehidupan dan bikin gue lebih dewasa. Tahun kemaren gue gagal LDR, sukses Move-On, tapi gagal (lagi) dalam menjalin Relationship. Akhirnya gue jomblo sekarang. Duh. Tapi, tahun ini gue jadi lebih deket sama sahabat sahabat gue.

Oke, balik ke topik awal aja. Kali ini gue mau bahas soal "Orang Pinter", tapi bukan dalam arti sebenarnya. Yang gue maksud Orang Pinter disini bukan profesor yg kuliah sampe S3 ataupun lulusan luar negeri kayak pak B.J. Habibie gitu, tapi orang pinter yg katanya bisa liat makhluk halus, punya sixsense, bisa prediksi masa depan, gitu gitu deh. Gue sih nggak percaya sama hal kayak gitu. Kalaupun itu emang bener terjadi, gue anggep itu cuma sebuah kebetulan.

Gue pribadi sih emang bukan orang yg pinter agama, apalagi fanatik. Cuma gue ikut aturan agama aja kalo nggak boleh percaya sama hal begituan. Lagian, ini udah tahun 2014 gitu. Kok masih aja percaya sama hal begituan sih ? yaa, emang sih semua orang punya hak buat percaya ataupun enggak sama hal macem begini.

Sampai hari ini sebagian orang lebih suka nanya dan percaya sama "orang pinter" dari pada percaya sama hal yg emang masuk akal. Biasanya media "orang pinter" ini di jadiin sebagai cara instan buat nyelesaiin masalah mereka. Padahal belum tentu kan si "orang pinter" juga bisa nyelesaiin masalah yg sama kayak kita.

Setau gue, orang yg dateng ke "orang pinter" itu paling sering karena 2 alasan, yaitu karena cari jodoh dan pengen kaya. Selebihnya sih paling buat nanya barang yg ilang, penyembuhan penyakit, pasang susuk biar keliatan wah, yaa gitu itu deh.

So, gue mau ngasih tips deh buat kalian para readers yg mau ke "orang pinter" ini. Cekidot !
  1. Kalo mau ke orang pinter/mbah/dukun buat cari jodoh atau buat nanya cara ngedapetin gebetan lo, pastiin dulu itu orang nggak jomblo. Lo harus berani nanya gini ke mbahnya "mbah, punya istri nggak? Istri mbah cantik nggak? Baik nggak? Sabar nggak mbah?" Jangan takut di bilang kepo sama si mbahnya. Kan ini buat kebaikan lo juga. Yakali tu mbah lagi jomblo, bisa-bisa dia malah naksir sama gebetan lo. Trus lo di tikung sama si mbah dukun itu, ngenes kan lo? Atau kemungkinan yg paling parah itu mbah dukun/orang pinter malah balik naksirnya sama lo, terus lo yg di jampi-jampi akhirnya lo jadian sama itu mbah. Dih gak banget.
  2. Kalo lo mau ke orang pinter/mbah/dukun buat minta dilancarin usaha lo atau mau minta biar cepet kaya, pastiin dulu itu orang emang beneran kaya. Lo harus berani tanya "nmbah, punya sawah berapa hektar? Punya mobil berapa? Istri mbah ada berapa?". Trus juga, kalo lo minta ke mbah yg rumahnya aja di pelosok gunung dan tinggal di gubuk reyot, kayaknya nggak mungkin itu orang bisa bikin lo kaya. Logika aja men, itu orang aja nggak bisa bikin kaya dirinya sendiri, gimana mau bikin lo kaya? yaa kan?
  3. Kalo lo mau ke orang pinter/mbah/dukun buat nemuin barang lo yg ilang atau di curi orang, lo harus berani nanya ke dia "mbah, pernah kehilangan nggak mbah? kehilangan apa mbah? akhirnya barang yg ilang ketemu nggak mbah?" kalo dia jawab "mbah pernah kehilangan nak. Kehilangan orang yg mbah sayang gara-gara ditikung temen mbah. Akhirnya mantan mbah nikah sama temen mbah." udah mending lo cabut aja cari orang pinter lain. Karena endingnya bakal nggak enak, tuh orang bakal curhat galau ke elo. Atau kalo itu mbah jawab pernah tapi nggak ketemu, lo juga harus buruan cabut. Karena, itu orang pinter aja barangnya sendiri ilang dia nggak nemuin, apalagi barang kita. ya kan?
  4. Kalo lo mau ke orang pinter/mbah/dukun buat berobat, lo harus tanya dulu ke dia "mbah, pernah sakit nggak? berobat kemana mbah kalo sakit? Diobatin sendiri apa ke rumah sakit?" kalo itu orang jawab dia nggak pernah sakit sama sekali, lo harus curiga. Jangan jangan dia robot, atau patung manekin berhantu. hiiiii. Trus kalo dia jawab dia pernah sakit dan dia berobatnya ke dokter, duh mending lo cabut aja deh. Dia nggak meyakinkan tuh.
Oke, kayaknya segini dulu deh tips yg bisa gue kasih buat lo. Semoga bermanfaat buat lo. Pesen gue aja yaa, kalo nggak kepepet nggak usah deh nanya nanya ke orang pinter gini. Musyrik tau. Lebih baik lo tanya ke orang yang beneran pinter aja deh, atau tanya ke Tuhan lo lewat doa. Okee, selamat malam ! ;;)